Pengendalian mutu di tingkat universitas dilakukan oleh Satuan Penjaminan Mutu (SPM) UPI, sedangkan pengendalian mutu di setiap unit kerja untuk setiap kegiatan yang diselenggarakan dilakukan oleh Gugus Kendali Mutu (GKM) di masing-masing unit kerja. Penjaminan mutu UPI secara internal dikoordinasikan/ difasilitasi oleh Satuan Penjaminan Mutu (SPM) UPI dan secara eksternal penjaminan itu melibatkan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) dan atau lembaga lain yang kompeten, seperti ISO. Selain itu, Ketetapan MWA No.15/MWA UPI/2006 tentang Anggaran Rumah Tanggal Pasal 99 Bagian X  penjaminan mutu juga dilakukan dengan adanya Audit Internal, Audit Eksternal, dan Penjaminan Mutu.

            Pengendalian mutu dilakukan melalui penilaian kinerja dosen melalui penilaian kinerja dosen tiap semester, evaluasi kepuasan mahasiswa, monitoring dan evaluasi perkuliahan, ketepatan pemasukan nilai, evaluasi perkuliahan, dan kecepatan serta kualitas lulusan. SKM Pascasarjana telah membuat standar jaminan mutu, dibuat SOP, meliputi Bagian akademik (32 SOP), Program studi (62 SOP ), bagian umum dan Kepegawaian (31 SOP), Keuangan (59 SOP), bagian Perlengkapan dan kebersihan (16 SOP), serta webmaster (8 SOP). Pada bulan September 2007 SOP tersebut diujicobakan, untuk kemudian direvisi dan diimplementasikan pada tahun 2008. Standar mutu yang digunakan pada SPs mengacu pada proses aktivitas SPs, yang meliputi persiapan Perkuliahan: proses perkuliahan, penyelesaian studi dan wisuda.