b. Kelemahan

  1. Pengelolaan administrasi akademik dan kemahasiswaan di tingkat program studi hanya terdiri dari ketua prodi dan satu orang staf administrasi yang melayani dua program studi. Dengan semakin meningkatnya animo calon mahasiswa dan jumlah mahasiswa peserta kuliah di Prodi Pendidikan Seni, keterbatasan personil ini mengurangi tingkat pelayanan terhadap mahasiswa.
  2. Masih adanya toleransi terhadap penyimpangan yang dilakukan
  3. Kepemimpinan yang telah dilaksanakan sesuai dengan ketiga fungsi kepemimpinan (operasional, organisasi dan publik), belum sepenuhnya dipersepsi sama oleh semua civitas prodi.
  4. Dalam Sistem pengelolaan, masih perlu sinkronisasi implementasi program pada level prodi dengan sekolah pascasarjana dan universitas.
  5. Penjaminan mutu, Monitoring administrasi berupa  Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan pelaksanaan proses pembelajaran perlu dioptimalkan.

c. Peluang

  1. Dengan diberikan kebebasan yang lebih besar kepada Program Studi untuk mengembangkan diri, merupakan peluang untuk melakukan berbagai inovasi khususnya dalam bidang akademis.
  2. Kepercayaan masyarakat pada UPI yang terkait dengan bidang kajian seni masih tinggi. Terbukti dengan animo peserta yang mengikuti tes ke prodi seni dan yang diterima cukup banyak. Bisa menampung dua kelas (50 orang) pada setiap angkatan.
  3. Adanya tuntutan keterlibatan publik dalam penyelenggaraan pendidikan relatif tinggi.Pendidikan Seni masih dianggap bidang keahlian yang langka.
  4. Tuntutan masyarakat terhadap mutu pendidikan yang semakin tinggi yang harus menyesuaikan dengan kemajuan ilmu, teknologi dan seni yang selaras.