a. Kekuatan

Kekuatan yang teridentifikasi di antaranya (1) rekrutmen mahasiswa yang terencana secara sistematis dan terdokumen-tasikan dengan baik; (2) Komitmen terhadap penetapan passing grade yang diterima dapat menjamin kualitas input; (3) Mahasiswa yang diterima terseleksi dengan baik sehingga mempunyai standar kualitas yang relatif sama (4) Melalui aturan yang jelas dan adanya sistem DO, mahasiswa mempunyai motivasi belajar yang tinggi dan mempunyai jaminan kerberlanjutan yang pasti; (5) Tersedia layanan dan budaya akademik yang mendukung terhadap pencapaian prestasi studi mahasiswa; (6) Adanya jaminan pelayanan konsultasi mahasiswa dari setiap program studi; (7) mempunyai jejaring yang luas, relevansi keilmuan dengan lapangan pekerjaan di persekolahan (8) Semangat belajar mahasiswa yang sangat tinggi, ini ditunjukan dengan keinovatifan yang muncul saat hasil tugas (resitasi) yang diperesentasikan. (9) Mahasiswa berasal dari kalangan guru-guru, tenaga pengajar dari Sekolah Kejuruan Seni, dinas pendidikan, pengelola sanggar, komunitas seni, bahkan seniman mempunyai semangat pembaharuan yang akan diaplikasi di tempat kerja masing-masing. (10) Lulusan sudah bekerja, dan menempati tugas yang strategis yang tersebar di wilayah Indonesia. (11) Komunikasi dan kerjasama baik antar alumni maupun dengan prodi seni masih terjalin dengan baik.

a. Kelemahan

  1. Promosi  keberadaan prodi  pendidikan seni SPs UPI yang relatif cukup baik.
  2. Kondisi sosial-ekonomi mahasiswa yang relatif rendah
  3. Database daya serap lulusan fluktuatif
  4. Dunia kerja belum optimal tersedia belum terserap sesuai harapan, mengingat daya saing lowongan kerja yang ketat. Kendati demikian, banyak pendidik seni mengabdi sebagai tenaga honorer atau guru tetap di sekolah swasta juga diberbagai praktisi seni.
  5. Penguasaan bahasa Inggris dari mahasiswa dan lulusan masih rendah.
  6. Kemampuan mahasiswa dalam membaca buku teks berbahasa Inggris perlu ditingkatkan. Perlu diadakan pelatihan teks book reading bagi mahasiswa baru.