B. Isu-Isu Strategis

Berdasarkan kajian terhadap kekuatan, kelemahan, pelang dan tantangan sebagaimana tersebut di atas, perlu dikaji pula isu-isu strategis untuk memperkuat program Program Pendidikan Seni 2016-2020 seperti berikut ini.

  1. Program akreditasi program studi. Upaya meningkatkan akreditasi prodi harus dilakukan dengan menempatkan audit mutu sebagai salah satu unsur utama  dalam upaya menyelenggarakan penjaminan mutu internal dan eksternal, serta dalam mendukung persiapan evaluasi eksternal dalam bentuk akreditasi oleh BAN PT;
  2. Peningkatan kapasitas pascasarjana melalui peningkatan keterlibatan mahasiswa  dalam kolaborasi riset dan publikasi ilmiah dosen. Penelitian tesis dan disertasi harus terkait dengan penelitian induk dosen, yang berakhir pada keluaran publikasi ilmiah pada jurnal nasional dan internasional terujuk.l
  3. Program peningkatan kualitas perkuliahan berbasis hasil penilaian kinerja, melalui pemanfaatan media dan alat pembelajaran, penggunaan pendekatan dan metode pembelajaran yang inovatif serta meningkatkan kualitas sumber belajar;
  4. Program tracer study harus menjadi  bagian dari upaya peningkatan kerjasama dengan alumni.
  5. Peningkatan kapasitas pascasarjana melalui peningkatan keterlibatan mahasiswa  dalam kolaborasi riset dosen dengan para ahli berskala internasional
  6. Meningkatkan linieritas bidang keahlian dosen dengan latar belakang pendidikan. Penerimaan dan pengembangan kualitas SDM ke depan perlu menitikberatkan pada dasar kualifikasi yang lebih jelas dan relevan. Peningkatan kualifikasi dosen perlu didorong terus dan diorientasikan pada pencapaian jumlah doktor yang ideal dalam bidang keahlian yang linier, atau setidaknya sejalan dengan bidang kepakaran yang hendak dikembangkannya.
  7. Meningkatkan jumlah guru besar. Upaya dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas guru besar harus terus dilakukan melalui serangkaian proses yang cermat dan sistematis mengingat posisi jumlah guru besar di UPI yang masih di bawah target renstra.
  8. Mengembangkan literasi TIK. Terkait pemanfaatan TIK untuk kebutuhan pembelajaran, pengembangan literasi TIK di kalangan dosen pun masih perlu ditingkatkan dalam memaksimalkan pemanfaatan fasilitas TIK.
  9. Menyelenggarakan pendidikan pascasarjana yang professional, berstandar dan berorientasi pasar internasional.
  10. Melakukan pembinaan yang lebih serius pada kegiatan prestasi akademik mahasiswa dimana prestasi bidang kemahasiswaan merupakan tanggung jawab semua pihak mulai dari jurusan/prodi, fakultas, kampus daerah sampai universitas.
  11. Seni Indonesia/khazanah budaya Nusantara memiliki unikum tersendiri, dapat dijadikan keunggulan universitas mengingat kekhasan dan kebinekaan yang dapat dijadikan jatidiri bangsa. Layak menjadi bahan kajian yang kaya muatan pembelajaran, yang dapat bermanfaat bagi pengokohan pembangunan budaya bangsa melalui pelestarian serta revitalisasi nilai-nilai seni.